July 24, 2007

Shin Hye Sung

Filed under: Asian Stars, Korean, Oppa

Shin Hye Sung

Shin Hye Sung (born Jung Pil-kyo on November 27, 1979) is the lead vocalist of the boy band Shinhwa. “Hye Sung” means Comet. His English name is Steve Jung. He auditioned in America and became the first member to be part of the group.

Profile

* Religion : Christian
* Sibling : 1 younger brother
* Education : Chon An university – majoring in English.

Music Career

Hyesung was the first member to be placed into Shinhwa. Since then, he has been the lead vocalist of the band. His voice is considered to be that of an angel, and together with Shinhwa he has released 8 albums and he is currently working with them on their ninth album.

Hyesung was the second member in Shinhwa to release solo albums, the first being Lee Minwoo. Although he had wanted to go into R&B like Lee did, he chose to sing ballads as he did not want to rival his friend. He released his first solo album entitled “오월지련”(Love of May, 五月之戀) in 2005. This album ranked number one on the HMV pre-order sales chart in Japan in February 2005, with 80,000 copies sold.

Lee Ji Hoon

Filed under: Asian Stars, Korean, Oppa

Lee Ji Hoon

Profile

* Name: Lee Ji-hoon (Yi Ji-hun)
* Nickname: The Little Prince, Cute Rebellion
* Profession: Actor, Singer
* Date of birth: 1979 March 27
* Birthplace: Seoul, South Korea
* Height: 182cm
* Weight: 63kg
* Blood type: AB

TV Series

* Hello! Miss (KBS, 2007)
* Billie Jean, Look at Me (MBC, 2006)
* Wonderful Life (MBC, 2005)
* Pretty Woman (MBC, 2003)

Movies

* Wet Dreams 2 (2005)
* Lovely Rivals (2004)

Trivia

* Religion: Christian
* KPop Group: “S” with Kang Ta & Shin Hye Sung
* Education: Baemyeong High School, Dongguk University
* Debut song: Why the heaven (October, 1996)

Lee Da Hae

Filed under: Asian Stars, Korean, Onni

Lee Da Hae

Profile

* Name: Lee Da Hae
* Real name: Byun Da Hye
* Profession: Actress and model
* Birthdate: 1984-Apr-19
* Height: 170cm
* Weight: 47kg
* Star sign: Aries
* Blood type: O
* Family: Parents and an older brother

TV Series

* Hello! Miss (KBS, 2007)
* My Girl (SBS, 2005)
* Green Rose (SBS, 2005)
* Lotus Flower Fairy (MBC, 2004)
* Star’s Echo (MBC/Fuji TV 2004)
* Sweet 18 (KBS, 2004)
* Good News (MBC, 2003)
* Shoot for the Star (SBS, 2002)
* Ling Ling (MBC, 2002)

Awards

* 2006 SBS Performance Awards: Top 10 Popularity Award
* 2005 SBS Performance Awards: Performance Award - Drama Special (for Green Rose and My Girl)
* 2005 41st Baeksang Arts Awards: Best New Actress (Lotus Flower Fairy)
* 2004 MBC Acting Awards: New Actress Award (Lotus Flower Fairy)

Trivia

* Education: Burwood Girls Highschool (Sydney)
* Has released a digital single called If you are willing to from the drama My Girl that she sang in episode 4.

July 22, 2007

Taufik Savalas

Taufik Savalas

Taufik Savalas (Jakarta, 9 Juni 1966 – Purworejo, 11 Juli 2007) adalah seorang pembawa acara dan pelawak asal Indonesia. Ia terlahir dengan nama Muhammad Taufik bin Muhammad Yusuf Masri. Nama Taufik Savalas diambil dari nama seorang aktor Yunani yang dikaguminya, Telly Savalas (pemeran Detektif Kojak).

Perjalanan karir

Perjalanan karir Taufik Savalas di dunia hiburan dimulai dengan menjadi penyiar Radio Humor Suara Kejayaan (SK) pada tahun 1990. Di radio ini, Taufik menyalurkan keinginannya sejak kecil untuk menjadi komedian dan menghibur orang lain. Di sini, ia berkenalan dengan grup komedi Warkop DKI (yang dipelopori Dono (alm), Kasino (alm) dan Indro), Dedi Gumelar (Miing), Mat Solar, Unang, Eman “Empat Sekawan”, Ulfa Dwiyanti, dan Eko Patrio. Dari merekalah, Taufik banyak belajar terutama bagaimana menjadi seorang komedian yang hebat.

Untuk memperoleh pekerjaan di Radio SK bukanlah hal yang mudah bagi Taufik Savalas. Taufik yang sangat memerlukan pekerjaan saat itu terpaksa menelan pil pahit, karena sempat ditolak bekerja di Radio SK. Ketika itu, ia diuji melawak di depan pelawak senior, antara lain Unang, Mat Solar, dan Dedy Gumelar (Miing). Karena tampil tanpa adanya persiapan, penampilan Taufik sangat memalukan dan dicela meskipun sudah berusaha melawak. Namun, beberapa lama setelah itu Taufik akhirnya dapat bekerja di Radio SK.

Pada tahun 1995, ia keluar dari radio Suara Kejayaan yang telah memberinya banyak pelajaran dan pengalaman. Ia pun mulai merambah layar kaca dengan menjadi bintang tamu dan MC di berbagai stasiun televisi.

Pertama kali, ia melawak secara profesional di Sogo, Plaza Indonesia. Taufik tampil dalam lomba mirip rambut Demi Moore yang gaya rambutnya memang sedang mewabah awal tahunan. Honor pertamanya sebagai pelawak profesional adalah sebesar Rp 250 ribu. Pada tahun 2006, ia juga pernah berperan sebagai “Presiden” dalam acara Republik BBM.

Sebelum memulai karirnya, ia pernah menganggur selama 15 tahun dan sempat menjadi office boy, kondektur, dan pengamen.

Meninggal dunia

Sebelum kecelakaan di Purworejo yang merenggut nyawanya, Taufik juga pernah mengalami kecelakaan di Jalan Tol Tomang-Merak KM 15 pada 27 Februari 2003. Ketika itu Taufik mengendarai mobil pribadinya Peugeot 206 setelah syuting acara Laris Manis di Studio Penta, Kebon Jeruk, untuk mengantar adiknya. Setelah itu, sekitar pukul 01.00 WIB Taufik melanjutan perjalanan ke rumahnya di Lippo Karawaci, Tangerang. Dalam keadaan sepi Taufik memacu kendaraannya mencapai kecepatan 120-130 km/jam. Pandangannya saat itu terhalang akibat kaca depan mobilnya terciprat air. Hal ini membuat Taufik panik dan tak dapat menguasai kendaraan. Kendaraannya pun melaju zig-zag hingga menabrak pembatas jalan. Taufik selamat dalam kecelakaan itu.

Pada tanggal 11 Juli 2007, Taufik Savalas meninggal pada usia 41 tahun dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Saat itu, ia hendak menuju Purbalingga untuk mengemban tugas sebagai duta salah satu produk sabun kesehatan. Namun, mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi B 2089 QH yang membawanya dari Yogyakarta menuju Purbalingga, bertabrakan dengan truk bermuatan semen.

Kepergiannya ini meninggalkan seorang istri, Rina Rosdiana dan dua orang anak, Moch Abizard dan Adinda Fatima. Ia dimakamkan di Tempat Pemakaman Keramat Tengkele di Desa Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Banten. Pihak keluarga meminta Taufik dimakamkan di tempat tersebut dengan alasan ada leluhurnya yang dimakamkan di pemakaman itu.

Aaron Ya Lun

Filed under: Asian Stars, Taiwanese, Male

Aaron Yan


  • Profile

    * Name: Yan Ya Lun
    * English name: Arron Yan
    * Real name: Wu Genglin
    * Profession: Singer, Actor
    * Birthdate: 1986-Nov-20
    * Birthplace: Taiwan
    * Height: 177cm
    * Weight: 60kg
    * Blood type: O
    * Star Sign: Scorpio
    * Music group: Fahrenheit

    Biography

    Currently the youngest member of the popular Taiwanese boyband Fahrenheit, Arron Yan was born on November 20, 1986. At a young age, his family moved to New York, USA, where he stayed for his primary school educate for about five years. He then moved back to Taiwan for secondary school. He can speak and understand Mandarin, English, Hokkien, and limited Japanese, and Cantonese. He is currently a sophomore at Chinese Culture University, majoring in Journalism and News Broadcasting.

    Arron was the second and youngest member to join Fahrenheit. He is the tenor vocalist of the group. His publicized temperature is that of cold Winter, at 41 degrees. He also represents “Charming”.

    He is also involved with a few Taiwanese idol dramas such as It Started With A Kiss and its sequel, KO One, The X-Family, and he made a guest star appearance in An Shi Ai Mei Hui

    July 19, 2007

    Andhika Pratama

    Andhika Pratama shooting di UBM

    Profile

    Andhika Pratama (lahir di Malang, 11 November 1986; umur 21 tahun) adalah aktor dan penyanyi Indonesia. Andhika memulai karirnya dengan bermain pada sinetron, kemudian setelah mulai menanjak ia bermain dalam film layar lebar D’Girlz Begins (2006). Namanya mulai melejit saat berperan dalam film The Butterfly. Andhika juga menyanyikan soundtrack film tersebut bersama dengan Melly Goeslaw.

    Biografi

    Sulung dari tiga bersaudara pasangan Weddy Subagyo dan Sherly Hesti Erawati ini memulai karier menyanyi di bangku SMU, setelah bergabung sebagai vokalis di sebuah band yang kerap manggung dari kafe ke kafe. Bahkan setelah lulus dari SMU Negeri 8 Malang, Andhika berniat kuliah di sekolah seni. Namun karena orang tuanya melarang, cowok berdarah Jawa, Belanda, dan China ini akhirnya kuliah di STIE Malangkucecwara mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi.

    Saat grup bandnya mendapat tawaran manggung di Bali, Andhika malah memilih untuk mengunjungi omanya di Jakarta. Sang oma pula yang menyarankan Andhika untuk mengirimkan foto dan biodata pribadinya di berbagai rumah produksi dan manajemen artis. Debut aktingnya adalah FTV Saat Maut Menjemput. Andhika mendapatkannya setelah lima bulan mengikuti casting. Dalam FTV itu, Andhika berperan sebagai Elang, mahasiswa Universitas Trisakti yang tertembak pada Mei 1998. Beberapa sinetron lain yang pernah dibintangi oleh Andhika antara lain Dewa Asmara Mencari Cinta, Mak Comblang, dan Hati-Hati Jatuh Cinta.

    Di tahun 2006, Andhika memulai debutnya di dunia layar lebar. Andhika bermain dalam film garapan perdana Tengku Firmansyah, D’Girlz Begins. Setelah itu datang tawaran untuk membintangi film horor Lewat Tengah Malam (2007) bersama Joanna Alexandra dan Cathrine Wilson. Di tahun yang sama, Andhika juga membintangi Love is Cinta bersama Raffi Ahmad, Irwansyah, Acha Septriasa, Henidar Amroe, dan Tio Pakusadewo.

    Nama Andhika melejit setelah diajak oleh Melly Goeslaw untuk duet dalam soundtrack film The Butterfly sekaligus membintanginya. Sebenarnya ini bukan film pertama Andhika menyanyikan soundtrack, dalam film Love is Cinta, Andhika juga urun suara menyanyikan soundtrack-nya.

    Tahun 2008, Andhika bermain lagi dalam film layar lebar bergenre drama romantis. Dalam film Ada Kamu, Aku Ada yang dibintanginya bersama Bunga Citra Lestari, Andhika juga bermain sebagai musisi.

    Filmografi

    * D’Girlz Begins (2006)
    * Lewat Tengah Malam
    * Love is Cinta
    * The Butterfly (2007)
    * Ada Kamu, Aku Ada (2008)

    Sinetron

    * Dewa Asmara Mencari Cinta
    * Mak Comblang
    * Hati-Hati Jatuh Cinta
    * Mendadak Kawin

    Andhika Pratama


    counters