December 24, 2009

Manohara Odelia Pinot

Manohara Odelia Pinot (lahir di Jakarta, 28 Februari 1992; umur 17 tahun) adalah seorang model Indonesia. Manohara memiliki darah campuran Amerika Serikat dan Bugis, Indonesia serta berkewarganegaraan ganda, Amerika Serikat dan Indonesia.

Karier

Lahir dari orang tua berkebangsaan Amerika Serikat, George Man dan keturunan bangsawan Bugis, Daisy Fajarina. Setelah kedua orangtuanya bercerai, sang ibu menikah dengan Reiner Pinot Noack yang berkebangsaan Perancis. Manohara adalah seorang model. Di usianya yang masih muda, tapi ia berhasil menjadi salah satu 100 Pesona Indonesia menurut Majalah Harper’s Bazaar.

Kehidupan pribadi

Nama Manohara mencuat di berbagai media massa pada pertengahan bulan April 2009. Manohara dikabarkan diculik oleh Pangeran Malaysia, Tengku Fakhry. Peristiwa ini bermula dari pertemuan Manohara dengan Tengku pada bulan Desember 2006 saat jamuan makan malam oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia. Singkat kata, sang pangeran jatuh hari dan berniat menjalin hubungan serius dengan Manohara yang saat berusia 15 tahun. Melihat latarbelakang keluarga dan kekayaan Tengku, Daisy Fajarina, sang ibu, mengizinkan mereka berpacaran.

Manohara dikabarkan mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan dari Pangeran malaysia tersebut, maka ia pun kabur kembali ke Jakarta melalui Singapura. Mengetahui Mano pergi, Tengku bermaksud menjemput Manohara. Ia bahkan membelikan mobil sebagai hadiah ulang tahun Manohara pada bulan Februari 2009. Tak hanya itu, ia pun mengajak Manohara serta keluarganya untuk umroh bersama.

Saat akan kembali ke tanah air, setelah selesai umroh pada 9 Maret 2009, kabarnya sang ibunda dan saudara tirinya, Dewi Sari Asih, ditinggalkan begitu saja di bandara.

Tak tinggal diam, sang ibu bersama anaknya, Dewi berusaha meminta bantuan Pemerintah Indonesia dan Komnas HAM. Karena Daisy sempat mengalami pencekalan ketika akan mengunjungi putrinya di Malaysia.

Kasus Manohara mendapatkan perhatian yang lebih tinggi ketika Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mengelak pertanyaan mengenai tuduhan penculikan Manohara oleh seorang Pangeran Malaysia saat ia bertemu Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta pada 23 April 2009. Ibu Manohara menggelar konferensi pers di Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Jakarta. Ia mengeluhkan pencekalan otoritas Malaysia yang mencegahnya memasuki Malaysia untuk menjenguk keadaan putrinya. Tindakan menutupi fakta seperti ini mirip dengan kasus pembunuhan Altantuya Shariibuu, model Mongolia yang dibunuh di Malaysia. Pemerintah Indonesia meminta penjelasan dari Pemerintah Malaysia atas alasan apa seorang perempuan Indonesia tidak diizinkan menemui anaknya yang menurutnya telah dianiaya oleh suaminya yang anggota keluarga kerajaan di Malaysia.

Manohara pernah menjalin hubungan dengan beberapa lelaki, sebut saja Ardi Bakrie, salah satu komisaris utama TVOne dan Ryan Haryanto, pembalap muda asal Singapura dan terakhir pada saat ini sedang menjalin asmara dengan Amiel Mohede, pengusaha muda asal Indonesia.

Pada Minggu 31 Mei 2009, Manohara berhasil kabur dari kawalan pihak Kerajaan Kelantan di Singapura dan pulang kembali ke Indonesia bersama ibunya. Pada saat itu Manohara dan keluarga Kerajaan Kelantan berada di Singapura untuk menjenguk Sultan Kelantan yang tengah berobat di Singapura. Pada saat itu Daisy Fajarina juga tengah berada di Singapura untuk bertemu Manohara. Manohara menelepon ibunya dan memberi tahu hotel tempat ia menginap. Manohara berusaha menyelinap keluar dari hotel, tetapi saat berada di lift di lantai 3 ia dicegat pengawal Kesultanan Kelantan yang berusaha memaksanya kembali ke kamar. Dalam keadaan terdesak Manohara menekan tombol darurat di dalam lift untuk menarik perhatian sekuriti hotel dan aparat keamanan setempat. Karena menyadari adanya kamera CCTV di lift dan koridor hotel, bodyguard Kelantan menahan diri untuk tidak menggunakan kekerasan terhadap Manohara. Dikabarkan Manohara telah menelepon Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk meminta perlindungan, akan tetapi tidak dikabulkan dengan alasan hari itu hari minggu dan tidak ada orang yang bertugas, meskipun Manohara menegaskan bahwa ini adalah keadaan darurat. Karena ayahnya adalah warga negara Amerika Serikat, Manohara kemudian mencoba menelepon Kedutaan Besar Amerika Serikat di Singapura yang kemudian menjawab permohonan pertolongan Manohara dengan mengirimkan polisi Singapura dan agen Amerika. Daisy tiba di hotel dan menunggu Manohara di lobi hotel karena ia tidak tahu di mana kamar Manohara. Atas petunjuk seorang perempuan warga negara Indonesia yang mengetahui adanya keributan di lantai 3, Daisy memperoleh petunjuk di mana keberadaan Manohara. Daisy akhirnya berhasil bertemu putrinya. Berkat perlindungan diplomatik dari aparat Singapura dan Kedutaan AS, Manohara bersama ibunya berhasil kembali ke Indonesia. Melalui konferensi pers Manohara menyatakan bahwa segala tuduhan penculikan dan penganiayaan yang dilayangkan ibunya kepada Pangeran Kelantan adalah fakta, Manohara menyatakan tidak mau kembali ke Kelantan dan menyatakan niatnya untuk bercerai dari Tengku Fakhry.

February 22, 2009

Aura Kasih

Aura Kasih

Sanny Aura Syahrani (lahir di Bandung, Jawa Barat, 23 Februari 1988; umur 20 tahun) yang lebih dikenal dengan nama Aura Kasih merupakan seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia.

Karir

Aura Kasih mengawali karir sebagai finalis Miss Indonesia 2007 mewakili Provinsi Lampung. Album perdananya ialah Malaikat Penggoda yang dirilis pada tahun 2008 dengan lagu utamanya yang berjudul Mari Bercinta. Lagu ini dikenal dengan single dance-hall.

Diskografi

* Malaikat Penggoda (2008)
* Puncak Asmara (2009)

Filmografi

* Asmara Dua Diana (2009)

June 21, 2008

DJ Winky

DJ Winky

Winky Wiryawan yang bernama asli Nurayendra Irwindo adalah seorang artis Indonesia kelahiran Bandung, 9 Desember 1973. Selain itu dia juga dikenal sebagai salah satu DJ (disc jockey) terlaris di Jakarta sehingga julukan DJ Winky juga melekat padanya.

Karier

Sebelum terjun ke dunia film, Winky telah dikenal sebagai salah satu DJ kenamaan dengan nama DJ Winky. Keterlibatannya di dunia seni peran berawal dari menjadi bintang iklan Nescafe, Ponds, dan Relaxa. Ia pun kemudian mendapat tawaran berperan sebagai Ferdy di film Jelangkung (2001) yang dibintanginya bersama Melanie Ariyanto arahan sutradara Rizal Mantovani dan Jose Purnomo.

Winky kemudian bermain dalam film bertema serupa, Titik Hitam (2002) arahan sutradara Sentot Sahid, yang kemudian memperkenalkan dirinya dengan sutradara Rudy Soedjarwo dan produser Leo Sutanto. Perkenalan itulah yang kemudian membuka peluang bagi Winky dapat membintangi Singa Karawang-Bekasi (2003), dan Mengejar Matahari (2004), Berkat film Mengejar Matahari (2004), Winky meraih kategori Best Crying Scene ajang MTV Indonesia Movie Awards (MIMA) 2004.

Tahun 2006 mungkin bisa dibilang tahun keberuntungan bagi Winky. Pada tahun itu, Winky membintangi 4 film sekaligus, Ruang (2006), Berbagi Suami (2006), 6:30 (2006), dan Americana (2006). Pada tahun yang sama, Winky pun meraih nominasi Most Favorite Supporting Actor dalam ajang MTV Indonesia Movie Award 2006 melalui film Berbagi Suami. Film yang sama, Berbagi Suami berhasil mendapatkan penghargaan Golden Orchid Award sebagai Best Foreign Language Film dalam Festival Film Hawaii, Amerika Serikat.

Tahun 2007, Winky bermain dalam Surat Untuk Ayah (2007) bersama Wulan Guritno, dan film remake Badai Pasti Berlalu (2007). Dalam film Badai Pasti Berlalu yang pernah dibuat pada era-1970 (waktu itu disutradarai oleh Teguh Karya), Winky bermain bersama Vino G Bastian dan Slamet Rahardjo serta garap oleh Teddy Soeriaatmadja. Wingky berperan sebagai Helmy, tokoh berkarakter antagonis yang pernah dimainkan aktor Slamet Rahardjo Djarot dalam versi aslinya.

Kehidupan pribadi

Winky menikah dengan Asmara Siswandari alias Kenes, yang sudah 3,5 tahun dipacari itu pada 1 Oktober 2004 di Masjid At-Taqwa, Jakarta Selatan. Setelah sebelumnya, upacara lamaran dilakukan pada 17 Juli 2004.

Sinematografi

Film

* Jelangkung (2001)
* Titik Hitam (2002)
* Singa Karawang-Bekasi (2003)
* Mengejar Matahari (2004)
* Janji Joni (2005)
* Ruang (2006)
* 6:30 - 36 Detik (2006)
* Americana (2006)
* Berbagi Suami (2006)
* Surat Untuk Ayah (2007)
* Badai Pasti Berlalu (2007)

Sinetron

* Elang (2008)

DJ Riri


  • DJ Riri

    DJ Riri, terlahir sebagai Audi Riri Mestika Rachman (lahir di Jakarta pada 20 Februari 1974) merupakan seorang DJ berkebangsaan Indonesia. Dia lebih dikenal dengan lagu Fade Away pada tahun 2006. Berkarir di dunia musik sejak tahun 2004.

    June 2, 2008

    Laudya Chintya Bella

    Laudya Chintya Bella

    Laudya Chintya Bella atau biasanya dipanggil Bella (lahir di Jakarta pada 25 Februari 1988; umur 20 tahun) merupakan seorang bintang sinetron, aktris berkebangsaan Indonesia. Dia pernah bermain di film dan sinetron terkenal seperti Virgin, Lentera Merah. Sinetron terkenalnya yang pernah dibintanginya ialah Senandung Masa Puber dan Juragan Jengkol. Ia juga mulai merambah dunia tarik suara bersama grup vokal asuhan Melly Goeslaw Bukan Bintang Biasa bersama Raffi Ahmad, Chelsea Olivia Wijaya, Dimas Beck, dan Ayushita. Bella berzodiak Pisces dan bershio Naga.

    Sinetron

    * Senandung Masa Puber
    * Cinta Remaja
    * Kisah Sedih Di Hari Minggu
    * Cerita Si Angel
    * Cuek Tapi Cinta
    * Akulah Arjuna
    * The Pakis 1
    * The Pakis 2
    * Virgin The Series
    * Juragan Jengkol
    * Pengen Jadi Bintang
    * Romantika Remaja
    * Legenda Eps Bawang Putih Bawang Merah
    * Bunga

    Film

    * Virgin
    * Lentera Merah
    * Bukan Bintang Biasa
    * Love
    * Kuntilanak 3

    Album

    * Let’s Dance Together (Single 2006 Bersama BBB)
    * Soundtrack Bukan Bintang Biasa (2007)

    Prestasi

    * Juara Favorit Putri Jawa 2003
    * Juara 2 Model Kawanku 2002
    * Finalis Putri Bobo 1997

    Ananda Mikola

    Ananda Mikola

    Ananda Mikola (born April 27, 1980 in Jakarta) is the first native Indonesian race car driver.

    He contested the Formula 3000 series from 1999 through 2001 & champions of Asian F3 in 2005 season. He was out of racing for a couple of seasons before driving for A1 Team Indonesia in A1GP. As of the April 2 race in Shanghai, he had scored a best finish of 5th. In the World Series Lights he raced for a team sponsored by AC Milan Football Club. Ananda is the brother of another Indonesian driver, Moreno Soeprapto

    Racing history

    * 1993: Indonesian Group N Champion
    * 1994: Indonesian Group N Champion, Indonesian Karting Champion
    * 1995: Indonesian Group N Champion
    * 1996: Formula Asia Champion
    * 1997: 10th Italian Formula 3
    * 1998: 5th Italian Formula 3
    * 1999: Italian Formula 3000
    * 2000: Euro Formula 3000
    * 2001: Euro Formula 3000, Central European Formula 3
    * 2003: World Series Lights
    * 2004: Part Asian F3 Season, 3 wins from 4 races.
    * 2005: Asian Formula 3 Champion, A1 Team Indonesia
    * 2006: 3rd Formula Asia V6 by Renault

    Moreno Suprapto

    Moreno Suprapto

    Moreno Suprapto or Moreno Soeprapto (born November 14, 1982 in Jakarta) is an Indonesian driver. He is the younger brother of another Indonesian driver Ananda Mikola.

    Winslow saves Moreno’s life

    Moreno survived an enormous crash during race 14 of the 2006 Asian Formula 3 Championship at Sentul. On the opening lap of the race, Moreno was running in second place behind race leader James Winslow, when he ran into the rear of the English driver’s Dallara F304 under braking for turn 3. The impact launched Moreno’s car into a series of rolls and came to rest on its side beside the tyre barrier.

    Winslow, also ended up in the gravel, but knew that Moreno had had a big crash. He ran to the aid of his rival.

    “I moved to the right to defend for the corner really early. When I touched the brakes for the corner I felt a jolt when Moreno hit me and I saw him overtaking me in the air. It was a light touch, but enough to take my rear wing off and I ended up in the gravel. I could see that Moreno had had a big one and went to help. When I got to his car it was leaning against the barrier, and his head was right where the barrier meets the ground so he couldn’t get out. I managed to squeeze between the car and the barrier. I could hear some marshals shouting fire and then I saw that the fuel line had been broken and the fuel pump was spewing out petrol. It was like one of those moments in a film when the camera focuses in on a danger. It was pumping fuel everywhere. I was talking to him but although his belts were undone he couldn’t get out. Fortunately it was my car from last year, so I knew where the fuel pump switch was and could turn it off. I honestly thought that he was going to burn and there wasn’t anything I could do but watch it happen, because I couldn’t move the car an inch. Fortunately I just managed to help to dislodge him, and as we ran from the car it just burst into flames. I don’t know how we managed to get him out of such a small gap, but if he’d been in there any longer he would have burned. Thinking about what could have happened makes me sick to my stomach.”

    The Indonesian was sent to hospital for a precautionary check, but was amazingly uninjured from such a massive accident. Winslow hopped into his spare car for the restart, and won his 5th race of the weekend. Moreno paid tribute to the valour of Winslow, and also his quick-thinking.

    “I ran into the back of James and the next thing I knew I was looking directly up at the sky. Then I heard James shouting at me. I owe my life to James because I was trapped in my car.


    counters